Kimia Medisinal 5

"FARMAKODINAMIKA IBUPROFEN"

Secara umum kerja ibuprofen sebagai antiinflamasi, analgesik dan antipiretik adalah dengan cara inhibisi pada jalur produksi prostanoids, seperti prostaglandin E2 (PGE2) dan prostaglandin I2 (PGI2), yang bertanggungjawab dalam mencetuskan rasa nyeri, inflamasi dan demam

https://youtu.be/05tbi_4LElQ

Komentar

  1. Apakah ada kemungkinan dalam proses farmakodinamika ibu profen dapat terganggu? Apakah hal yang mungkin dapat mengganggu proses farmakodinamikanya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya ada, misalnya ketika seseorang yg memiliki gangguan atau penyakit selain luka/nyeri , faktor umur, mengonsumsi obat-obat lain, dan adanya kelainan genetik pada orang tersebut

      Hapus
  2. Pada penjelasan vidio anda tadi dijelaskan bahwa prostaglandin inilah yg merupakan mediator inflamasi sehingga timbul gejala inflamasi seperti timbul kemerahan, bengkak. Bagaimana proses ibu profen dapat meringankan efek kemerahan serta bengkak tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ibuprofen dapat menghambat enzim siklooksigenase pada biosintesis prostaglandin , sehingga konversi asam arakidonat ke prostaglandin menjadi terganggu akibatnya ibuprofen dapat meringankan efek kemerahan serta bengkak dan tidak terjadi peradangan lagi

      Hapus
  3. bagaimana apabila dalam proses farmakodinamika ibuprofen tidak dapat menghambat enzim siklooksigenase pada biosintesis prostaglandin?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Akibatnya inflamasi tidak dapat sembuh karena prostaglandin yg terus menerus disintesis oleh enzim siklooksigenase dan kemerahan serta bengkak ataupun luka tidak dapat diatasi

      Hapus

Posting Komentar