"FARMAKODINAMIKA IBUPROFEN"
Secara umum kerja ibuprofen sebagai antiinflamasi, analgesik dan antipiretik adalah dengan cara inhibisi pada jalur produksi prostanoids, seperti prostaglandin E2 (PGE2) dan prostaglandin I2 (PGI2), yang bertanggungjawab dalam mencetuskan rasa nyeri, inflamasi dan demam
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusApakah ada kemungkinan dalam proses farmakodinamika ibu profen dapat terganggu? Apakah hal yang mungkin dapat mengganggu proses farmakodinamikanya?
BalasHapusYa ada, misalnya ketika seseorang yg memiliki gangguan atau penyakit selain luka/nyeri , faktor umur, mengonsumsi obat-obat lain, dan adanya kelainan genetik pada orang tersebut
HapusPada penjelasan vidio anda tadi dijelaskan bahwa prostaglandin inilah yg merupakan mediator inflamasi sehingga timbul gejala inflamasi seperti timbul kemerahan, bengkak. Bagaimana proses ibu profen dapat meringankan efek kemerahan serta bengkak tersebut?
BalasHapusIbuprofen dapat menghambat enzim siklooksigenase pada biosintesis prostaglandin , sehingga konversi asam arakidonat ke prostaglandin menjadi terganggu akibatnya ibuprofen dapat meringankan efek kemerahan serta bengkak dan tidak terjadi peradangan lagi
Hapusbagaimana apabila dalam proses farmakodinamika ibuprofen tidak dapat menghambat enzim siklooksigenase pada biosintesis prostaglandin?
BalasHapusAkibatnya inflamasi tidak dapat sembuh karena prostaglandin yg terus menerus disintesis oleh enzim siklooksigenase dan kemerahan serta bengkak ataupun luka tidak dapat diatasi
Hapus